You and Me Never Walk Alone

Friday, May 1, 2015

WOW, Ternyata Galaxy S6 made in Indonesia

Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge
Ada hal mengejutkan yang terungkap dari peluncuran duet smartphone andalan baru Samsung, Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge, di Jakarta, Rabu (29/4/2015). Pihak Samsung mengatakan bahwa kedua smartphone tercanggih besutannya itu ternyata dibuat di Indonesia.

Hal ini diutarakan oleh Vice President Corporate Business and Corporate Affairs Samsung Indonesia Lee Kanghyun dalam sesi wawancara seusai acara peluncuran yang ikut dihadiri Kompas Tekno.

"Iya, buatan Indonesia. Galaxy S6 dan S6 Edge, dua-duanya buatan Indonesia," kata Lee.



Lee mengatakan, bukan hanya dua model smartphone itu yang diproduksi di Indonesia, tetapi juga model-model lain dengan konektivitas 4G LTE. Langkah Samsung ini sesuai rencana peraturan soal tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang sedang digodok oleh pemerintah.

Lee tidak merinci bagian-bagian apa saja dari Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge yang diproduksi di Indonesia. Yang jelas, dia menyebutkan bahwa ongkos produksi kedua ponsel tersebut di Indonesia lebih tinggi ketimbang biaya impor langsung.

Hal ini terjadi karena sebagian besar komponen masih harus diimpor, sementara perakitan mengambil tempat di Indonesia. Kendati demikian, Samsung tetap melakoni produksi ponsel di Indonesia demi menjangkau konsumen di pasar lokal.

"Kami kan ingin mengikuti kemauan pemerintah," lanjut Lee. "Pasar lokal pada masa depan pasti lebih besar dari saat ini, makanya kami siapkan dasarnya semenjak sekarang."

Lantaran itu pula, Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge yang diproduksi di Indonesia khusus ditujukan untuk pasaran domestik Tanah Air, bukan untuk diekspor ke luar negeri.

Pabrik Samsung di Indonesia berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Lee menyebutkan bahwa pabrik yang tadinya hanya berperan memproduksi perangkat elektronik lain, seperti TV dan set top box, itu telah mulai membuat ponsel sejak Januari 2015.

sumber : kompas tekno

Related Posts:

  • Metamorfosa BlackBerry Research in Motion (RIM) mengubah namanya menjadi BlackBerry. Produsen sistem operasi dan ponsel pintar (smartphone) BlackBerry itu mengadopsi merek yang sudah diakui secara gl… Read More
  • Internet Indonesia Lambat, So What?Dalam riset yang dilakukan penyedia layanan komputasi awan, Akamai Technologies, tercatat bahwa akses internet di Indonesia merupakan yang terlambat kedua di kawasan Asia Pasifik. … Read More
  • Akibat Keseringan Pakai Earphone Earphone kini menjadi salah satu benda wajib yang dibawa kemana saja bersama dengan handphone ataupun music player. Saat sedang sendiri berada di keramaian atau ingin mendengarkan… Read More
  • Ini dia alasan internet di Indonesia Super LambatLaporan terbaru dari Akamai membeberkan peringkat kecepatan koneksi internet Indonesia pada kuartal III tahun 2013 lalu. Disebutkan, kecepatan koneksi internet Indonesia rata-rata … Read More
  • Indosat akan berganti nama Ooredoo JAKARTA, — Operator seluler Indosat akan menyandang nama Ooredoo dalam mereknya. Hal ini disebabkan induk perusahaan Indosat, yakni Qtel Group, akan mengubah mereknya menjadi Oor… Read More

0 komentar:

Post a Comment