You and Me Never Walk Alone

Wednesday, March 27, 2013

Mengenal Mathias Ibo, Fisioterapis Timnas Indonesia


Sosok seorang Matias Ibo punya peran vital bagi para pemain Timnas Indonesia. Badan Tim Nasional (BTN) sudah mempercayakan kepadanya sebagai ahli fisioterapi para pemain.Yang dulunya peranan tim kesehatan  hanya diserahkan kepada dokter tim dan para ahli pijat jika terdapat pemain yang mengalami cedera.

Matias Ibo lahir 6 Desember 1978 di Malang,Jawa Timur.Dia adalah fisioterapi pertama timnas Indonesia jebolan Universitas  Thim Van Der Laan,Belanda. Berkat dia juga saat ini fungsi Tim Dokter Timnas lebih terlihat berkualitas dan berstandar Internasional. Karena seringnya Matias Ibo terlihat dilapangan saat ada pemain yang cedera,banyak pertanyaan siapa dia?

Dengan memiliki kemampuan dalam fisioterapi,diharapkan para pemain mendapatkan perawatan maksimal jika terjadi cedera dan meminimalisir terjadinya cedera parah pada saat bertanding.Kualitas seorang Matias Ibo mungkin juga tidak boleh dianggap remeh,karena pada saat dipinang oleh ketua BTN,ia sedang pulang kampung ke Malang mengunjungi keluarganya.


Fisioterapis adalah staf yang bertugas membantu pemulihan pemain. Ketika ada pemain yang mengalami cedera, seorang fisioterapis akan menganalisa cedera tersebut serta menyusun program latihan yang diperlukan sang pemain akan dapat segera kembali berlaga. Staf bidang ini baru dipekerjakan untuk pertama kalinya di timnas Indonesia. Sebelumnya, timnas hanya mengandalkan jasa masseur / tukang pijat, yang menurut beberapa pihak, justru berpotensi memperparah cedera pemain.

Matias Ibo diajak bergabung ke timnas Indonesia oleh Ketua Deputi Bidang Teknis Badan Tim nasional (BTN), Iman Arief. Ibo ‘dilamar’ ketika datang ke Indonesia untuk mengunjungi keluarganya di Malang.

Ternyata ajakan pak Iman Arief tersebut berbuah manis, kini peranan Ibo sangat besar bagi para pemain timnas. Seringkali terlihat ketika laga AFF lalu, beberapa pemain meringis kesakitan di tengah lapangan, ada satu pria gempal berwajah bule yang dengan sigap langsung turun memberikan perawatan. Setelah itu, ajaib, sang pemain melanjutkan pertandingan hingga usai tanpa kendala berarti.

Sosok Matias Ibo pun sebenarnya cukup khas dan menawan. Hanya dirinya yang memakai baju staf tanpa lengan di bangku cadangan saat Indonesia bertanding, disamping itu, wajahnya juga sekilas mengingatkan pada bintang baru sepakbola Indonesia, Irfan Bachdim. Namun bedanya, Ibo bekerja di balik layar. Dan ia melakukan tugasnya dengan sangat baik!

Peran Ibo di lapangan hijau memang tidak terlalu kentara. Namun apalah jadinya bila pria ini tidak menjabat sebagai fisioterapis timnas, kemungkinan besar badai cedera akan melanda skuad inti timnas pada babak-babak awal, sehingga performa yang diberikan pada kejuaraan ini pun tidak akan maksimal. Salut untuk Matias Ibo atas profesinya menjadi ‘perawat’ bagi para punggawa Garuda!

Disarikan dari berbagai sumber

Related Posts:

  • Pasukan "Alien" Bantu UruguayPelatih tim nasional Uruguay, Oscar Tabarez, tetap membawa Luis Suarez ke Brasil, meski striker Liverpool itu masih berkutat dengan cedera lutut pada kaki kirinya. Suarez menjadi … Read More
  • Zidane ungguli pemain termahal duniaMungkin tak terbayangkan ikon sepak bola seperti David Beckham, Zinedine Zidane, Gareth Bale, dan Lucas Moura menunjukkan kebolehannya di rumah. Namun, keempat pemain besar tersebu… Read More
  • Gunung Kelud Meletus, PMI Boyolali Bagikan 30.000 Masker Boyolali, Gunung Kelud dengan ketinggian 1.731 mdpl di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, meletus pada kamis malam (13/02/2014) pukul 22.50 WIB. Suara letusan dahsyat terdengar hingg… Read More
  • Tips Olahraga LariPeminat olahraga lari melonjak selama beberapa tahun belakangan. Hal tersebut terbukti dari maraknya lomba dan komunitas lari yang tidak pernah sepi peminat. Nah, jika Anda salah s… Read More
  • Tips Kuat Lari MaratonMaraton menjadi tren gaya hidup sehat sepanjang 2013. Berbagai perlombaan maraton berlangsung di ibukota juga beberapa kota lainnya. Hidup sehat dengan berolahraga menjadi pemicuny… Read More

0 komentar:

Post a Comment